"Kita punya varietas lokal yang harus kita banggakan. Maka dari itu, penting bagi kita untuk terus mengembangkannya melalui dukungan infrastruktur," tambahnya.
Ia menargetkan proses konstruksi akan segera dimulai setelah tahap lelang rampung.
“Paling lambat pada bulan September 2025, pembangunan sudah mulai dikerjakan. Estimasi penyelesaiannya sekitar 90 hari,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pertanian Sumenep" class="inline-tag-link">DKPP Sumenep, Erfan Effendi, menguraikan bahwa tujuan utama pembangunan warehouse ini adalah untuk menjaga mutu benih, memperpanjang masa simpan, serta melindungi dari serangan hama dan pengaruh cuaca.