SUMENEP, MaduraPost - Toriyah, seorang janda berusia lanjut asal Desa Matanair, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tak kuasa menahan tangis haru ketika menerima bantuan rumah layak huni (RTLH) dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumenep.
Selama bertahun-tahun, ia hidup dalam kondisi yang memprihatinkan, menempati sebuah gubuk reyot yang hampir ambruk sejak ditinggal wafat oleh suaminya.
Perempuan yang menggantungkan hidup dari bertani kecil-kecilan ini mengaku tak pernah membayangkan bisa memiliki rumah yang layak.
Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari saja, ia kerap harus bekerja serabutan, termasuk menjadi penggembala ternak milik warga lain demi mendapat upah sekadarnya.
Melalui sinergi antara Sumenep" class="inline-tag-link">Baznas Sumenep dan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Rubaru, rumah bagi Toriyah akhirnya berhasil dibangun. Kini, perempuan paruh baya itu bisa beristirahat dengan tenang di tempat tinggal baru yang jauh lebih aman dan nyaman.