Tak hanya mempermudah proses permodalan, integrasi sistem keuangan ini juga diharapkan mampu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola keuangan BUMDes.

Lebih jauh, Fajar menuturkan, bahwa kolaborasi antara BPRS dan Sumenep" class="inline-tag-link">DPMD Sumenep tidak terbatas pada pengelolaan dana BUMDes semata.

Kerja sama ini juga meliputi penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) dan pengelolaan insentif bagi perangkat desa.

"Dengan sistem yang saling terhubung, kami ingin memastikan bahwa setiap program pemerintah berjalan optimal, efisien, dan tepat sasaran," tandasnya.***