Ia menambahkan, pihaknya berharap dengan adanya penambahan daya ini, wilayah kepulauan dapat menikmati layanan listrik selama 24 jam sebagaimana daerah daratan, sehingga masyarakat bisa lebih produktif.
“Jika listrik tersedia sepanjang waktu, maka warga di kepulauan dapat lebih leluasa menjalankan berbagai aktivitas. Dampaknya akan sangat signifikan terhadap perkembangan daerah,” imbuhnya.
Baca Juga:Kalender Event Sumenep 2024 Telan APBD Rp2,8 Miliar, Disbudporapar Maksimalkan Konsep Pentahelix
Kunjungan kerja ini juga merupakan bukti keseriusan DPRD Sumenep dalam mendorong pemerataan pembangunan, khususnya di sektor energi, agar tidak terjadi ketimpangan antara wilayah daratan dan kepulauan.***