Ia menambahkan, bahwa inisiatif ini merupakan bentuk nyata komitmen RSUDMA dalam mewujudkan salah satu pilar utama transformasi sistem kesehatan nasional, yakni penguatan teknologi informasi kesehatan.

Sebagai institusi layanan kesehatan milik pemerintah daerah, sumenep" class="inline-tag-link">RSUDMA Sumenep kini turut serta dalam pembangunan sistem data kesehatan yang terintegrasi, andal, dan menyeluruh secara nasional.

“Transformasi digital di sektor kesehatan tidak sekadar pengembangan sistem informasi, tapi juga soal meningkatkan efisiensi layanan, mempercepat pengambilan keputusan medis, serta memastikan kelanjutan data antar fasilitas kesehatan,” lanjut Erliyati.

Lebih jauh, partisipasi sumenep" class="inline-tag-link">RSUDMA Sumenep dalam sistem Satu Sehat juga berkontribusi terhadap lima pilar transformasi kesehatan lainnya yang tengah digalakkan oleh Kementerian Kesehatan.