“Panen kali ini bisa mencapai 16 ton tak lepas dari peran irigasi yang berfungsi dengan baik. Ketersediaan sumur bor juga sangat membantu, bahkan di tengah musim kemarau seperti sekarang. Beberapa kelompok tani bahkan berencana menanam padi karena air masih tersedia cukup,” jelas Wabup Imam.
Diketahui, panen raya ini turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumenep, sebagai bentuk kebersamaan dalam mendukung swasembada pangan, khususnya dalam sektor jagung.
Lebih lanjut, Wabup Imam mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Para petani perlu mulai menerapkan metode pertanian yang lebih efisien, berbasis teknologi, dan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan,” pungkasnya.***