SUMENEP, MaduraPost – Solidaritas antar pemimpin desa menjadi fondasi utama dalam membangun pemerintahan desa yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Hal ini ditegaskan oleh H. Abdul Hayat, Ketua Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Sumenep, dalam wawancara dengan MaduraPost, Sabtu (17/05) siang.

Menurut pria yang akrab disapa Haji Obet itu, para kepala desa tidak bisa berjalan sendiri-sendiri jika ingin menghadirkan perubahan nyata di tingkat akar rumput.

“Kita berada dalam satu keluarga besar. PKDI hadir sebagai tempat untuk saling menopang, menyuarakan kepentingan desa, dan berbagi pandangan demi kemajuan bersama,” ujarnya melalui sambungan telepon, Sabtu (17/5).

Lebih jauh ia menjelaskan, bahwa peralihan dari Asosiasi Kepala Desa (AKD) ke PKDI bukan sekadar penyegaran nama, melainkan sebuah transformasi struktural dan visi organisasi. Jika AKD hanya beroperasi di ranah Jawa Timur, kini PKDI telah melebar ke tingkat nasional.