Inovasi teknologi serta dukungan berkelanjutan kepada petani dinilai sangat penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian secara keseluruhan.

“Gerakan ini menjadi bentuk nyata perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap pertanian yang merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Chainur Rasyid menjelaskan, bahwa kegiatan tanam padi dilakukan di atas lahan seluas 60 hektare, dengan target hasil panen sekitar 6,5 ton per hektare.

“Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produktivitas pertanian, pemerintah menyalurkan bantuan berupa 1,5 ton benih padi unggul varietas Inpari kepada 10 kelompok tani (Poktan) di Desa Poreh. Bantuan tersebut juga disertai dengan pupuk sebagai pendukung,” paparnya.