Tak hanya itu, ia menegaskan bahwa pola pemasaran modern berbasis teknologi digital dan penguatan kemitraan harus segera diimplementasikan.

Salah satu langkah nyata dari rekomendasi ini adalah lahirnya aplikasi Silangtani Sumenep yang dikembangkan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep.

"Saat ini hasil produksi pertanian belum mampu langsung menjangkau konsumen. Melalui aplikasi ini, kami berharap dapat memperpendek jalur distribusi dari produsen ke konsumen," jelasnya.

Benny menegaskan, penelitian ini merupakan bagian dari upaya mendorong inovasi berbasis bukti ilmiah di tingkat daerah. Hasil kajian ini wajib ditindaklanjuti oleh OPD teknis terkait.

"Kami akan terus memantau dan mengevaluasi implementasi dari rekomendasi yang kami berikan, dengan harapan kesejahteraan petani di Sumenep dapat terus meningkat," tukasnya.***