"Kami ingin memberikan kemudahan bagi para santri agar mereka bisa berkumpul dengan keluarga tanpa harus khawatir dengan biaya transportasi," jelasnya.

Pihaknya memaparkan, bahwa proses pendaftaran dilakukan melalui koordinator yang ditunjuk di setiap pondok pesantren. Para santri diwajibkan mencantumkan nama serta tujuan pelabuhan keberangkatan dalam daftar yang telah disediakan.

"Koordinator santri bertugas mengajukan permohonan mudik gratis kepada Sumenep" class="inline-tag-link">Bupati Sumenep dengan tembusan ke Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sumenep. Permohonan ini harus disertai daftar nama santri yang akan ikut serta," terang politisi PDI Perjuangan tersebut.

Saat hari keberangkatan, lanjut Bupati Fauzi, santri yang telah terdaftar akan memperoleh tiket kapal di loket pelabuhan yang telah ditentukan. Semua nama dalam daftar akan diverifikasi sebelum tiket diberikan.