ARTIKEL, MaduraPost - Di era digital saat ini, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) semakin bergantung pada teknologi untuk mengembangkan bisnis mereka.

Namun, kemajuan digital juga membawa ancaman serius: kejahatan siber yang semakin meningkat.

Sayangnya, banyak UMKM yang masih kurang sadar akan risiko ini, sehingga menjadi sasaran empuk bagi para peretas dan penipu online, modus yang sering digunakan antara lain:

1. Phishing – Penjahat siber menyamar sebagai pihak terpercaya untuk mencuri data penting, seperti informasi perbankan dan kredensial login.

2. Ransomware – Peretas mengenkripsi data bisnis dan meminta tebusan agar data dapat diakses kembali.