SOROTAN, MaduraPost - Gerombolan anak-anak datang silih berganti dari rumah ke rumah untuk bersalaman dan memohon maaf.

Mereka membawa kresek besar yang digunakan sebagai tempat jajanan dari tuan rumah. Terlihat juga ada selipan dompet kecil yang berisi sejumlah uang receh ribuan

Iringan tawa mereka adalah musik selain ucapan kata maaf yang terlontar saat mendatangi rumah-rumah tersebut.

Sya'ban menjadi momentum bagi mereka untuk merayakan kemenangan dengan cara sederhana.

Fenomena pada malam Nisfu Sya'ban tersebut sudah menjadi tradisi di kampung-kampung dan masyarakat pinggiran kota. Seusai sholat isya' mereka langsung berkumpul untuk silaturrahmi.