“Menurut pandangan saya, wartawan yang tidak profesional, tidak memiliki UKW (Uji Kompetensi Wartawan), serta tidak berproses di dunia jurnalistik tetapi tiba-tiba hadir hanya berbekal ID card, inilah yang merusak reputasi wartawan yang kredibel dan profesional,” tegas politisi Partai Demokrat ini.
Di sisi lain, ia juga mengucapkan terima kasih kepada insan pers atas sinergitas yang baik dengan Sumenep" class="inline-tag-link">DPRD Sumenep.
Menurutnya, peran pers tidak hanya sebatas mengontrol kebijakan legislatif, tetapi juga memberikan warna dalam dinamika politik di Sumenep.
“Tanpa kami, mungkin tidak ada berita. Tapi tanpa kalian, kami tidak akan dikenal. Makanya, saya sangat mengapresiasi dan mengucapkan selamat pers+Nasional" class="inline-tag-link">Hari Pers Nasional,” ungkapnya.