"Saat ini itu sudah tinggal 10 persen dari hewan ternak sapi yang mati. Kami yang juga tidak tahu penyebab kematiannya itu karena apa. Saya berharap agar dinas terkait segera menyelidiki penyebab wabah itu terjadi agar tidak menyebar ke urwan ternak lainnya," kata Imam saat mendatangi Kantor Sumenep" class="inline-tag-link">DKPP Sumenep.
Menurutnya, hewan ternak berupa sapi menjadi aset berharga untuk para petani. Sebab itu, ia meminta agar pemerintah daerah segera mencarikan solusi atas peristiwa yang menimpa para peternak sapi.
"Saya sangat membutuhkan solusi dari dinas terkait agar hewan ternak kami yang lain tidak tertular wabah ini," harapnya.
Sementara itu, Sumenep" class="inline-tag-link">Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menyatakan, bawah pemerintah daerah telah mengambil langkah taktis untuk menangani masalah ini.
Ia memerintahkan dinas terkait untuk melakukan investigasi menyeluruh guna mengetahui penyebab pasti kematian sapi.