SUMENEP, MaduraPost – Dua peristiwa besar yang mengguncang Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura, memicu kritik tajam dari berbagai pihak, termasuk Aktivis Perempuan Sumenep, Ulfatul Jannah.

Kasus yang dimaksud yakni dugaan pelecehan seksual terhadap seorang mahasiswi dan keterlibatan mahasiswa dalam penyalahgunaan pil ekstasi.

"Kampus seharusnya menjadi ruang yang aman bagi mahasiswa untuk belajar, berkembang, dan meningkatkan diri, bukan menjadi tempat terjadinya kasus pelecehan seksual dan penyalahgunaan narkoba," ujar Ulfatul pada wartawan, Selasa (24/12).

Ia menyatakan, dua kasus ini menunjukkan lemahnya pengawasan dan sistem perlindungan di lingkungan kampus.

“Hal ini menjadi bukti kegagalan UNIBA Madura dalam mengimplementasikan prinsip tridarma perguruan tinggi yang menjadi fondasi utama pendidikan tinggi,” tambahnya.