Kepala Puskesmas Kalianget, drg. Susantin, turut menyampaikan hal serupa. Menurutnya, program ini telah mengurangi beban biaya pengobatan warga.
"Hingga November 2024, sebanyak 253 pasien di Puskesmas Kalianget telah memanfaatkan layanan ini. Syaratnya hanya membawa KTP," ujarnya.
Hal senada diungkapkan Kepala Puskesmas Dasuk, Titik Nurhayati, yang melaporkan bahwa hampir 95 persen masyarakat di wilayahnya sudah terdaftar dalam program ini, baik untuk rawat jalan, rawat inap, maupun pelayanan persalinan.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Pamolokan, Novia Sri Wahyuni, menegaskan bahwa hampir seluruh pasien yang berobat di instansinya tidak dikenakan biaya.
"Sebanyak 99 persen masyarakat yang datang telah memanfaatkan program ini tanpa pungutan apa pun," tegasnya.