"Prosedur ini tidak melibatkan penggunaan pisau bedah. Sebaliknya, elektroda berukuran kecil seperti jarum suntik nomor 16 dimasukkan ke dalam tumor tiroid dengan panduan USG," kata dr. Husnul dalam keterangannya, Selasa (15/10).
Lebih lanjut, dr. Husnul menjelaskan, bahwa setiap lapisan tumor, per 1 cm, dipanaskan dengan radiofrekuensi yang bertujuan untuk membunuh sel-sel tumor. Perkembangan sel tumor ini kemudian dievaluasi dengan USG.
"Sel tumor tidak akan hilang seketika seperti pada operasi konvensional, melainkan akan mengecil secara bertahap," tambahnya.
Ia juga menegaskan, bahwa di Jawa Timur, teknik ini hanya diterapkan di RSUD dr. Soetomo dan sumenep" class="inline-tag-link">RSUDMA Sumenep.