Razaq bilang, masyarakat memiliki hak konstitusi pemilihan mulai dari kabupaten hingga Jawa Timur pada 27 November 2024 nanti. Sebab itu, penting sosialisasi tentang kepemiluan digalakkan.

"Kami berharap, agar pelaksanaan pemilu kali ini sukses seperti pemilu sebelumnya," harap Razaq.

Sementara itu, Sumenep" class="inline-tag-link">Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, jika KPU adalah tombak utama dalam suksesnya pemilu yang aman, damai, jujur dan adil.

"Maka disitulah KPU Jawa Timur hadir di tengah kita untuk menyampaikan sosialiasi," kata Bupati Fauzi dalam sambutannya.

Pihaknya juga menyambut baik terkait pelaksanaan kegiatan yang digelar KPU Jawa Timur dan KPU Kabupaten Sumenep pada malam ini.