Tujuan utamanya adalah menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan menyenangkan bagi anak-anak sekolah.
"Jadi regulasi sudah bagus jadi sekolah ramah anak harus terwujud. Sehingga hal-hal yang tidak kita inginkan tidak boleh terjadi," tambah Agus lebih lanjut.
Baca Juga:DKPP Sumenep Luncurkan Aplikasi PETA-NI, Bantu Petani Kelola Infrastruktur Pertanian Secara Digital
Agus juga menerangkan, bahwa untuk memaksimalkan satuan pendidikan ramah anak, tidak hanya mengandalkan peran guru dan sekolah saja, tetapi juga melibatkan siswa, orang tua, dan masyarakat.***