Diketahui, anggaran yang dialokasikan untuk satu unit rumah berkisar Rp20 juta. Perinciannya, Rp2,5 juta untuk ongkos tukang dan Rp17,5 juta untuk belanja bahan.

Indra mengatakan, program bantuan RTLH tersebut tidak hanya bersumber dari APBD Sumenep. Ada juga yang bersumber dari kementerian. Yakni, bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS).

”Anggarannya sama seperti tahun sebelumnya. Untuk saat ini fokus ke RTLH dari APBD dulu. Nanti masih akan banyak lagi program yang sama,” kata Indra menjelekkan.***