"Awalnya tidak terpikirkan waktu itu, tapi karena beberapa kiai mendesak kami untuk mendaftar diri lewat PDI Perjuangan, akhirnya Bismillah Tawakkaltu saya mendaftarkan diri," katanya.
Di sisi lain, tokoh lintas agama juga diklaim mendukung dirinya. Sebab itu, ia saat ini memiliki tekad bulat hanya mendaftarkan di satu partai politik saja, yaitu PDI Perjuangan.
Ia menilai bahwa politik itu dinamis, jadi dapat berubah-ubah. Sebagai warga NU, ia meyakini bahwa pilihannya saat ini sudah benar.
"Beberapa kiai yang meminta saya nyalon di sini semuanya background-nya hijau. Meskipun nantinya kami tidak direkom oleh PDI Perjuangan, saya tidak akan meloncat mendaftar ke partai lain," kata kia Qusyairi mengakui.