”Mulai tahun ini, kami melakukan pendataan melalui data pokok kebudayaan atau dapobud. Jadi semua seniman kami data, termasuk karyanya,” ujar Iksan.

Menurutnya, pendataan yang dilakukan itu bukan tanpa maksud. Iksan mengatakan, keberadaan seniman penting karena menjadi jantung dalam menata dan melestarikan kearifan lokal daerah.

"Kami akan memperhatikan kesejahteraan mereka. Para seniman itu nantinya akan dibantu dengan dana hibah," kata Iksan.

Meski begitu, Iksan mengaku belum tahu berapa nominal yang diputuskan. Hanya saja, secara keseluruhan untuk pelestarian seni budaya di Sumenep dianggarkan Rp3 miliar.