Akan tetapi bisa menyeleksi anak yang berpotensi dan berbakat bermain sepak bola.
“Secara dini kita bisa mencari bibit atlet sepak bola, walaupun ini mini soccer,” tutur Iksan.
Sementara kegiatan rap-kerabhan sape (permainan karapan sapi) yang akan berlangsung di tanggal 28 Januari 2024 sebagai penutup dari turnamen sepak bola mini tingkat SD itu, menjadi salah satu bentuk pelestarian permainan tradisional.
"Hal ini demi melestarikan dolanan atau mainan anak kecil pada jaman tempo dulu. Kegiatan ini untuk tetap melestarikan mainan anak kecil tempo dulu,” kata Iksan menjelaskan.***