Hal itu disampaikannya saat serap aspirasi bersama masyarakat di wilayah Kecamatan Kota, Sumenep.
Said Abdullah mengatakan, berbeda pilihan dalam menentukan pemimpin itu hal biasa.
Namun yang perlu menjadi catatan, beda pilihan tidak boleh sampai melahirkan perpecahan dan mengorbankan persatuan.
“Saya minta tolong kepada bapak dan ibu sekalian, jangan sampai timbul perpecahan dan bermusuhan hanya karena faktor beda pilihan di Pemilu. Jangan mau diadu domba,” kata Said Abdullah, Minggu (5/11).
Dengan begitu, kata Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini, masyarakat telah berkontribusi dalam menciptakan suasana Pemilu yang damai sekaligus ikut menjaga kondusifitas daerah.