"DD, di desa kapedi kecamatan Bluto kabupaten sumenep," tulis pemilik akun TikTok @pemuda.desa8 ini, Minggu (15/10).

Sementara ribuan komentar warganet membanjiri akun TikTok @pemuda.desa8. Warganet beranggapan, bahwa jalan aspal di desa itu dapat dilipat dan ditutup menggunakan tangan.

"Itu aspal lipat mas,kalo basah atau kehujan bisa di lipat terus di londry," tulis akun @akusatriaap_.

"Model aspal lipat bisa dibawa kemana mana," balas akun @Azhar.

"Dana buat aspal 1M yg di pakai cuma 200 juta yg 800jt buat jalan," timpal akun @wongnetral.