“Data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sudah kami terima baru dari DPMPTSP dan Naker, sedangkan dari DKPP belum masuk datanya, kemungkinan dalam waktu dekat ini sudah masuk,” kata Dzulkarnaen saat dihubungi MaduraPost, Kamis (12/10) pagi.

Pihaknya merinci, untuk data yang masuk dari Sumenep" class="inline-tag-link">DPMPTSP dan Naker Sumenep sebanyak 2.150 KPM. Sedang dari Sumenep" class="inline-tag-link">DKPP Sumenep diperkirakan ada 1.000 KPM.

"Total keseluruhan jumlah penerima Bansos DBHCHT tahun 2023 tembus diangka 3.150 KPM," kata dia menjelaskan.

Dia menerangkan, bahwa Bansos DBHCHT tahun 2023 bagi 2.150 KPM dari DPMPTSP dan Naker bakal dialokasikan kepada para buruh rokok yang berdomisili di wilayah daratan.