Selain itu, kata Faizatin, juga meraih juara III lomba qiraatus syi’ri (puisi bahasa arab) tingkat mahasiswa.
Diketahui, 15 peserta dari Ponpes Annuqayah Lubangsa berada di posisi 10 besar, yaitu di lomba Khithobah bahasa arab tingkat siswa dan mahasiswa, Ghina’ Araby, Ta’bir al-Qisshah, Qiratus Syi’ri, MQK, Kaligrafi.
"Alhamdulillah kami juga masuk the best ten speaker debat bahasa arab," ucap Faizatin, Kamis (21/9).
Sementara itu, Pengasuh Ponpes Annuqayah Lubangsa, KH. Mohammad Shalahuddin A. Warits Ilyas menyampaikan, bahwa perlombaan semacam ini, apalagi tingkat Asia Tenggara, bukan sekadar untuk mengukur kemampuan santri, melainkan juga untuk memotivasi mereka agar terus mengembangkan diri.
"Dengan mengikuti perlombaan, para santri memperoleh pengalaman dan pertemanan baru. Ini sangat berguna bagi wawasan dan rekam jejak mereka di masa depan," kata Ra Mamak panggilan akrab Pengasuh Ponpes Annuqayah Lubangsa.