Qudsiyanto, warga setempat, membenarkan peristiwa alam itu.
"Suara dentuman itu sekitar sepuluh harian. Tapi tidak terus berbunyi dan sebelumnya tidak begitu besar [suara]-nya. Suaranya muncul hilang, muncul hilang," katanya.
"Dentuman yang sangat terasa itu tadi pagi jam tujuan sampai zuhur. Itu dentumannya sampai terasa dan getarannya lumayan. Tapi itu hanya di satu titik. Kalau kita berjarak lima meter dari titik tersebut, itu terasa. Suaranya terdengar jelas. Kalau jarak 10 meter agak samar-samar tapi masih terasa (terdengar suaranya dan getarannya)," imbuh Qudsiyanto.
Sementara Kapolsek Lenteng, AKP Bondan Wibowo menuturkan, titik suara misterius itu berada di permukiman warga di kawasan perbukitan.