Sehingga, nantinya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta membuka lebih banyak peluang kerja bagi warga Sumenep.

Tak lupa pihaknya mengajak agar seluruh lapisan masyarakat, bisa saling bersinergi dalam mewujudkan hal tersebut.

"Produknya bagus dan kualitasnya juga bagus, cintai produk lokal, kita bareng-bareng angkat UMKM Sumenep," tutur dia.

Sekedar informasi, selama musim panen tembakau kali ini, harga tikar anyaman daun lontar di Kabupaten Sumenep mencapai sekitar Rp32 ribu hingga Rp35 ribu.

Angka ini terpantau jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tahun 2022 lalu.***