Masih kata Helmi, kegiatan ini salah satunya bertujuan memahami pentingnya inovasi untuk meningkatkan pelayanan publik.

"Bagaimana memulai mengembangkan dan mereplikasi inovasi pelayanan publik yang ada guna mendapatkan ide dan input dari fasilitator untuk mengembangkan embrio inovasi yang ada," jelasnya.

Di samping itu, juga mampu mengembangkan inovasi yang ada secara optimal untuk berkontribusi terhadap penyelesaian permasalahan yang ada, serta menyusun dokumen inovasi yang lebih sistematis dan komprehensif.

"Selanjutnya keluaran dari kegiatan ini adalah bagaimana peserta memiliki ide pengembangan inovasi yang ditujukan untuk menyelesaikan permasalahan, memperbaiki kualitas layanan, mampu mereplikasi inovasi yang telah berhasil," timpalnya.

Pihaknya mengungkapkan, dengan tersusunnya dokumentasi inovasi yang lebih sistematis dan komprehensif, sehingga ke depan dapat dengan mudah dipelajari atau direplikasi oleh daerah lain.