Menurutnya, tiada lain sebagai upaya dalam memotret penduduk Sumenep dalam satu data atau one data.

“Hari ini, kita adakan rapat kordinasi sinkronisasi terkait satu data bersama BPS yang juga diikuti Korkab dan Korcam PKH untuk mengetahui sejauh mana kesamaan data yang ada di kita (Dinsos P3A) dan BPS,” kata Dzulkarnain, Minggu (7/5).

Pihaknya juga mengaku akan mendukung pelaksanaan Regsosek 2023 yang pada saat sekarang memasuki tahap forum konsultasi publik dengan ikut melakukan pendampingan Forum Konsultasi Publik (FKP) yang dilakukan di setiap tiap RT.

"Permasalahan data penduduk ini sangat penting dilakukan, agar dikemudian hari tidak ada lagi ketimpangan dan perbedaan data, sehingga one data untuk memotret penduduk sumenep tetap terjaga kevalidannya," kata dia menerangkan.