Hal ini tentu akan berdampak positif terhadap perekonomian petani, sehingga diharapkan bisa mencakup wilayah lainnya di Kabupaten Sumenep.
“Petani melalui budidaya silase tidak hanya mengambil jagung saja, melainkan seluruh bagian pohon bisa bermanfaat, seperti pakan ternak yang memberikan nilai secara ekonomi bagi petani,” kata Bupati Fauzi di sela-sela kegiatannya, Jumat (29/4/2023) kemarin.
Ia juga berharap, petani dapat terus mengembangkan budidaya jagung yang dilakukan secara modern, dalam rangka meningkatkan kesejahteraannya.
"Silase ini bisa menjadi potensi di Kabupaten Sumenep, jadi penanam jagung ini harus terus dikembangkan di daerah-daerah lainnya," tutur Bupati.