"Karena biayanya ditanggung oleh pemerintah,” jelas Agus.
Pihaknya mengklaim, apabila setiap harinya semakin banyak dari masyarakat yang didaftarkan oleh petugas kesehatan menggunakan program UHC tersebut.
“Setiap harinya para petugas kesehatan dari setiap Puskesmas antri mendaftarkan pasien di Mall Pelayanan Publik (MPP). Di situ, Puskesmas menginput data dan di laporkan kepada Sumenep" class="inline-tag-link">Dinkes dan P2KB Sumenep. Ada sekitar 200 orang yang didaftarkan dari setiap Puskesmas,” kata Agus menguraikan.
Pihaknya berkomitmen akan memberikan jaminan kesehatan dengan program UHC secara maksimal kepada masyarakat. Sementara masyarakat, merespon baik dengan adanya program tersebut.
"Kemudian, untuk menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan, pemerintah juga memberikan jaminan kesehatan kepada ibu dan anak waktu persalinan. Maka pemerintah melalui program UHC menjamin biaya kesehatannya,” tandasnya.***