"Dari 200 KPM sebagai penerima KPM BPNT dan BLT-BBM di Desa Sokobanah Laok hadir semua. Dengan harapan kedepan pelayanan di Desa Sokobanah Laok lebih maksimal lagi, agar fungsi perangkat Desa bisa dirasakan oleh masyarakat dalam pelayanan kedepan di Desa Sokobanah laok lebih baik dan maju," tegasnya.
Tidak hanya itu, kata Siful, bantuan tersebut disalurkan pertriwulan pada tahun 2022 ini, yakni para KPM tidak lagi menerima bahan makanan, namun berupa uang tunai yang didistribusikan melalui PT Pos Indonesia.
"Penerima manfaat membelanjakan sendiri uang itu di warung sembako. Warung-warungnya bebas memilih, asalkan sesuai dengan Pedoman Umum (Pedum) yang dikeluarkan Kementerian Sosial," tuturnya.
Di Desa Sokobanah Laok, pihak PT Pos Indonesia juga berkomunikasi dengan Pemdes Sokobanah Laok, untuk memberikan undangannya kepada masyarakat setempat.