Akhir-akhir ini pihaknya merasa juga merasa sangat miris ketika mendengar beberapa informasi yang dirangkumnya. Yakni, sebut dia, salah satunya terkait BLT Buruh dan Pabrikan yang diduga banyak tidak tepat sasaran sehingga tidak dapat dinikmati secara utuh dari DBHCHT itu sendiri.

"Miris sekali, kita mendengar keluh kesah Buruh dan Pabrikan yang mengeluh tidak sepenuhnya mendapatkan kebahagiaan dari adanya anggaran DBHCHT tahun 2021 tersebut, sementara kita ketahui bahwasanya DBHCHT itu dari rakyat untuk rakyat," ucap Wer Wer.

Ia juga sangat menyesali adanya kebijakan-kebijakan Pemerintah Kabupaten Pamekasan yang seakan-akan tidak Pro terhadap ASN di Pamekasan.

"Kami menilai dan bertanya-tanya kenapa TPP tahun 2021 itu yang merupakan hak penuh ASN kok malah dialihkan ke Insfratruktur?," tanyanya.