"Seperti anggaran Pokir serta tunjangan-tunjangan yang fantastis lainnya yang meliputi tunjangan jabatan, kesehatan, perumahan, kunjungan dan lain sebagainya," ujarnya.
"Akan tetapi, sepertinya pada situasi yang serba mahal dan buat rakyat, utamanya rakyat Pamekasan menjerit seperti sekarang ini, para anggota legislatif kenapa sepertinya tidak nampak kinerjanya," teriaknya.
Akhir orasinya, dengan tegas Mantan Aktivis GMNI tersebut mengatakan, agar seluruh anggota DPRD Pamekasan yang terhormat itu betul-betul bekerja untuk kepentingan rakyat, bukan kepentingan golongan atau kelompok.
Diinformasikan, bahwasanya aksi demo dari Ide@ itu berakhir kecewa dan geram karena sampai membubarkan diri aksi demo tersebut tidak ditemui oleh pihak DPRD Pamekasan.