"Dengan pembayarannya yang bisa dilakukan secara digital, ini diharapkan akan mengurangi 'kebocoran'. Sehingga ke depan PAD Sumenep akan lebih baik," kata orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu, Senin (28/2).
Pihaknya juga menyampaikan, program tersebut merupakan implementasi komitmen pihaknya dalam rangka memerangi setiap potensi terjadinya korupsi.
"Dengan sistem pembayaran uji kir yang memungkinkan langsung masuk ke kas umum daerah ini, maka hal itu akan meminimalisir potensi terjadinya korupsi," kata pria yang saat juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan itu.
Sementara itu, Peringatan Isra Mikraj dan Doa Bersama Satu Tahun Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep berlangsung di Masjid Sumekar.