Harapannya, dengan hadirnya aplikasi HomPIMPA ini, data kesehatan masyarakat Sumenep bisa terintegrasi menjadi satu. Sehingga, dapat memudahkan petugas medis dalam penanganan kesehatan.

"Saya kira, dua terobosan itu adalah dua terobosan berharga yang mampu dicetak oleh Ahmad Fauzi. Namun, saya berharap hal ini tidak menjadi dua yang terakhir dari periode kepemimpinannya," kata Ketua Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rusidiyono, Sabtu (27/2).

Artinya, kata dia, semoga akan banyak kebijakan-kebijakan inovatif lainnya yang bisa dilakukan Bupati Fauzi, sebab perjalanan masih panjang.

Menurutnya, pasca 1 tahun memimpin Sumenep, masih banyak yang harus dilakukan oleh Bupati Fauzi. Misalkan, seperti reformasi birokrasi. Dalam 1 tahun kepemimpinan Bupati Fauzi, masalah ini nampaknya belum mendapatkan perhatian serius.

Padahal, masalah serius itu sangat penting untuk diperhatikan, sebab, hal itu telah sinkron dengan misi kepemimpinan politik Bupati Fauzi, yakni melayani.