"Tolong Bapak Bupati (Baddrut Tamam, red) segera sterilkan pola politik tidak elok ini," pinta mantan Kader PKB yang saat ini jadi Kader PDI-P setempat tersebut.

Neng Diyah meminta kepada Bupati Pamekasan tersebut menyelesaikan kasus demi kasus tersebut secara kekeluargaan sesuai dengan permintaan ibundanya melalui Voice Notenya pada bulan Agustus tahun 2021 lalu.

"Saat berkomunikasi dengan Ketua Fraksi PKB Mas Umam, Mas Umam menyampaikan akan menindaklanjuti via Ketua DPC PKB Pamekasan, namun nihil, akhirnya saya melihat Partai lingkaran Bapak Bupati tidak serius memediasi kasus ini," ujar Neng Diyah pada sebagian tulisan yang diposting dalam akun Facebooknya.