"Saya merasa dirugikan dan kecewa, karena obat di RSU Ketapang tidak ada," ungkapnya.

Sementara, Direktur RSU Ketapang, dr Juan Setiadi Zenniko, Sp.An saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp-nya mengatakan, akan segera melakukan koordinasi.

"Baik kami segera koordinasikan. Sya telpon ke instalasinya belum diangkat, saya masih ngurus ambrolnya IGD," singkatnya.

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) Sampang, Abdulloh Najich, mengatakan, selama obat ada di Rumah Sakit, pasien BPJS tidak boleh beli diluar.