Sedangkan jalan yang tidak tersentuh aspal masih kiloan panjangnya, dan jauh sangat parah dari jalan yang diperbaiki sebelumnya.
Titik jalan yang berlumpur tersebut tepat dijalur antara Desa Panaan, menuju Desa Angsanah. Yakni, di Jembatan Antokol, depan atau pintu masuk Ponkesdes, dan sebelah timur, selatan Balai Desa Panaan.
Baca Juga:Dianggap Jadi Calon Paling Visioner, Mahasiswa Malang Asal Sampang Dukung Mandat di Pilkada 2024
Pantauan Media ini, ada tiga warga Desa Panaan sedang memperbaiki jalan yang berlumpur. Mereka mengibaratkan jalan berlumpur tersebut, seperti sawah dan layak untuk ditanami padi.
"Panikah sawah Pak, pantes ditanami padi," kata Abdul Basit saat di wawancarai. Senin sore, (22/11/2021).