Dia menuturkan, anggaran Rp 40,9 miliar itu direncanakan terbagi menjadi tiga komponen, yaitu 50 persen untuk BLT, 25 persen untuk Satgas pengawas dan pemberantas rokok ilegal, lalu 25 persennya lagi untuk kesehatan.
“Besaran bantuannya nanti sesuai data penerima. Separuh dari pagu anggaran itu langsung dibagi jumlah penerima BLT,” jelasnya.