SUMENEP, MaduraPost - Baru-baru ini, Pulau Madura ramai dengan mewabahnya kematian sejumlah orang akibat beragam penyakit. Di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur saja marak terjadi peristiwa rentetan kematian.

Tak hanya satu dua, kejadian orang meninggal dunia di lingkungan masyarakat seakan susul-menyusul. Tentu, kondisi tersebut menimbulkan keresahan tersendiri dalam hati masyarakat.

Pembicaraan perihal kematian di masing-masing desa terus berhembus. Cerita dan kabar tentang maraknya orang meninggal itu pada akhirnya bermuara pada satu titik, yaitu tentang wabah Covid-19.

Kini, gejala-gejala awal penyakit tersebut mulai dialami masyarakat, mulai dari tidak berfungsinya indera penciuman dan hilangnya indera perasa. Bahkan tak jarang yang jatuh sakit namun enggan dirujuk ke rumah sakit.

Alasannya, karena takut didiagnosa menderita penyakit Covid-19 oleh pihak rumah sakit. Sehingga memilih dirawat mandiri di rumah sendiri. Sebab, apabila meninggal di rumah sakit tak ingin keluarganya dikebumikan menggunakan cara pemakaman Covid-19.