"Dua kali melapor, namun dari dinas terkait malah terkesan acuh tak acuh. kami sagat perlu tindakan yang cepat karena ini urgen sekali takut sampai musim hujan dan takut sampai mengalami banjir," tegasnya.
Sementara itu, Kordinator Pasar Masnaki membenarkan laporan para pedagang pasar srimagunan tentang hancurnya atap bangunan, pihaknya menyatakan telah meneruskan laporan tersebut ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sampang untuk segera diperbaiki.
"kami sudah melaporkan tetang hal itu ke Disperindag Sampang agar secepatnya diperbaiki, Karena anggaran untuk perbaikan atau pemeliharan pasar tidak ada dan harus harus menunggu proyek," pungkasnya. (Mp/man/kk)