"Pekerjaan ini di anggarkan 200 juta yang memakai anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2020, karena tidak sesui dengan RAB yang ada maka harus di bongkar," cetusnya.

Pihaknya menambahkan, bahwa tidak ingin main-main dengan hal ini. Maka dari itu, pihaknya, memutuskan untuk membongkar gedung dan segera membangunnya sesuai RAB yang ada.

"Saya berharap kepada semua pemegang proyek pekerjaan lainya supaya bekerja sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB) agar pembagunanya lebih bagus dan berkualitas sehingga menjadi polimik ke depanya," pungkasnya.

(mp/man)