Diantaranya, dalam karya batik tulis Rato WMS juga ada logo labang mesem, mesjid jamik, ayam cukir, kerapan sapi, ojhung, dan lainnya. Tentu, hal tersebut telah menjadi ciri Kota Sumenep.
"Untuk promo hari ini kami berani ambil potongan harga, karena memperingati hari batik nasional ini saja," papar Junaidi.
Dari mulai harga 600 ribu dipotong hingga 30 persen. Selain itu, varian harga batik tulis lainnya juga memiliki potongan harga fantastis.
"Paling mahal harga disini batik 600 ribu. Insyaallah kami butuh ketelatenan juga. Kalau harganya mahal berarti prosesnya lama juga," tuturnya.
Batik tulis Rato WMS diketahui telah go internasional. Misalnya saja telah di pakai oleh model putri Indonesia di Jawa Timur. Pada tahun 2019 lalu, promo batik Rato WMS dipakai oleh para kalangan artis, salah satunya Mela Sandra dan putri Indonesia lainnya.