Dalam statusnya, Al-Anwari bercerita bahwa pada Kamis (24/9) anaknya harus dirujuk ke rumah sakit, setelah mengalami sakit selama lima hari. Namun dalam proses pemeriksaannya, ia menggunakan kartu BPJS.

Al-Anwari bersedia status facebook-nya tersebut diviralkan. Ia menyampaikan kronologi pelayanan rumah sakit di Jalan Panglegur tersebut.

"Kendala pertama saat saya daftar di BPJS, kartu anak saya katanya invalid. Lalu saya menghadap Pak Dirut, dan meminta stafnya untuk dibantu," kata Al-Anwari.

Setelah itu, ia mengikuti intruksi untuk sementara kartu BPJS diproses. Ia cukup lama menunggu. Bahkan hampir satu jam. Persoalan kartu BPJS ini baru selesai setelah pihaknya menelepon staf DPRD untuk ke RSUD dan menyelesaikannya dengan pihak BPJS.

"Yang paling menyakitkan ada karyawan RSUD yang bilang, masak cuma sakit seperti ini di bawa ke sini," lanjutnya.