PAMEKASAN, Madurapost.id - Terkait komentar Camat Kadur, Hambali di salah satu Media Online yang menyatakan bahwa dirinya tidak pernah mengintervensi agen BPNT di semua desa di Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur di anggap cuci tangan oleh beberapa pihak.

Pada hari Selasa, tanggal 1 September 2020 yang lalu, Camat Kadur di salah satu Media Online menyatakan, kalau

dirinya hanya sebatas menyarankan untuk 10 Desa komuditinya harus sama.

"Pada pertemuan itu saya tegaskan kepada para agen yang hadir agar melayani KPM dengan puas, dan saya menyarankan untuk 10 desa ini komuditinya harus sama karena untuk menghindari berbagai macam fitnah," kata Hambali di salah satu media online tersebut.

Menanggapi pernyataan Camat Kadur tersebut, Ketua Aliansi Pemuda Peduli Rakyat (Alpart) Syauqi kepada wartawan MaduraPost mengatakan, bahwa tidak pantas dan tidak elok apa bila Camat Kadur selaku Ketua tim koordinasi di tingkat kecamatan memberikan pernyataan seperti itu, karena menurutnya pernyataan camat tersebut dinilai tidak berdasar dan dianggap sama dengan menggiring.