Selain menempuh pendidikan diluar Negeri, ada yang melanjutkan pendidikan di dalam negeri khusunya di bidang Hafids Qur'an.

"Kami sangat bangga dengan prestasi anak didik yang kuliah diluar negeri, rata mereka di Hafid Qur'an 30 Just," imbuhnya.

Ini sangat membagakan bagi masyarakat desa terpelosok yang mampu menyapa dunia dengan menempuh pendidikan ke luar negeri, walaupun jebolan Ponpes terpelosok yang terbatas akses sarana dan prasarananya.

"Yang lebih membanggakan kami adalah, walaupun alumni Ponpes terpelosok di desa, namun mampu menempuh pendidikan S2 di luar negeri,"ungkapnya.