"Istri sudah nelepon minta kiriman untuk 2 anak yang sekolah SMP, dan yang kelas 1 SD, satunya masih kecil. Iya mau bagaimana, disuruh sabar dulu karena memang tidak ada," ujarnya sambil menundukkan kepala dengan wajah sedih.

Ade berharap semoga pandemi ini segera belalu, agar penjualannya bisa normal seperti biasanya. Dan segera balik modal untuk bayar hutang.

"Lima tahun ini penjualan bendera sangat menurun, tapi tahun ini sangat drastis. Semoga pemerintah juga memerhatikan nasib kita," harap dia.

Ade sendiri merupakan warga Bandung, Jawa Barat. Penjualan benderanya bervariasi mulai dari harga Rp 5 - 300 ribu. Penjualan ini sudah digeluti Ade berjalan kurang lebih lima tahun.